Penulis: Ruhmani Lovitasari (240361100010)
Di tengah meningkatnya kesadaran terhadap pertanian berkelanjutan, petani di Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan mulai melirik teknologi pengolahan kotoran hewan (kohe) menjadi pupuk organik. Melalui penelitian yang dilakukan oleh Ruhmani Lovitasari, ditemukan bahwa persepsi petani terhadap teknologi ini cukup positif, meskipun masih dihadapkan pada beberapa tantangan implementasi.
Sebagian besar petani menyadari manfaat kohe sebagai pupuk organik yang mampu meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen tanaman padi. Namun, keterbatasan informasi dan pelatihan mengenai cara pengolahan yang benar masih menjadi hambatan utama dalam pemanfaatannya secara luas.
Selain itu, dukungan dari instansi terkait juga menjadi faktor penting yang memengaruhi persepsi petani. Ketika penyuluh pertanian aktif memberikan edukasi, kepercayaan petani terhadap efektivitas pupuk organik dari kohe meningkat secara signifikan.
Penelitian ini membuka peluang bagi pemerintah daerah dan lembaga pertanian untuk mendorong pemanfaatan kohe secara lebih optimal. Inovasi ini tidak hanya menjawab persoalan limbah ternak, tetapi juga memberikan solusi ekologis dalam budidaya padi yang ramah lingkungan.
